Edy Rahmayadi Mengundurkan Diri dari Ketua Umum PSSI

0
260
Edy Rahmayadi Mengundurkan Diri dari Ketua Umum PSSI
Edy Rahmayadi Mengundurkan Diri dari Ketua Umum PSSI

Edy Rahmayadi Mengundurkan Diri dari Ketua Umum PSSI

Okeprediksi.com – Edy Rahmayadi resmi memastikan untuk mengundurkan diri dari posisinya sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Hal ini disampaikan oleh Edy di dalam kongres tahunan PSSI, di Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (20/1/2019).

Dikutip dari Antara, Edy berasumsi dirinya gagal menggerakkan organisasi dan meminta seluruh elemen PSSI senantiasa akur.

PSSI sendiri udah mengonfirmasi mundurnya Edy Rahmayadi lewat akun Instagram mereka, @pssi_fai pada Minggu (20/1), “Edy Rahmayadi menyampaikan pengunduran diri sebagai Ketua Umum PSSI pada Kongres PSSI 2019 di Bali. Terima kasih atas segala dedikasinya untuk sepak bola Indonesia, Pak Edy!”

Pada Sabtu (19/1), Edy Rahmayadi mengungkapkan, PSSI dapat saja menggelar kongres luar biasa kecuali pemilik nada (voters) mengajukan permintaan. Namun, Edy termasuk menegaskan, KLB miliki aturan yang wajib dipatuhi.

“Kalau sesungguhnya voters meminta itu, ya, silahkan saja (digelar KLB),” ujar Edy usai mengikuti acara makan malam bersama dengan seluruh elemen PSSI sebelum akan menekuni kongres tahunan PSSI, dilansir Antara.

Aturan soal KLB PSSI selanjutnya dicantumkan di dalam pasal 30 Statuta PSSI. Di pasal selanjutnya tercantum bahwa KLB hanya dapat digelar kecuali 50 persen atau 2/3 delegasi sebabkan keinginan tercantum untuk itu.

KLB sendiri diadakan oleh komite eksekutif PSSI tiga bulan sehabis keinginan voters resmi diterima. Seandainya kongres selanjutnya tidak termasuk digelar, anggota dapat melangsungkan kongres sendiri atau dapat pula meminta pemberian FIFA.

Baca Juga :  Jadwal Bola Siaran Langsung 12-15 Februari 2019

Edy Rahmayadi menjabat sebagai ketua umum PSSI sejak 10 November 2016. Dalam periode lebih dari th. sejak jadi orang no satu induk sepak bola Indonesia tersebut, Edy lebih dari satu kali melahirkan kontroversi.

Pria kelahiran Sabang, Aceh itu maju di dalam pemilihan Gubernur Sumatera Utara, terpilih, sesudah itu menempati jabatan sejak 5 September 2018. Meski di dalam posisi rangkap jabatan, Edy tidak mundur dari posisinya sebagai ketua umum PSSI.

Selain itu, prestasi tim nasional senior di jaman Edy Rahmayadi jauh dari kata baik. Terakhir, Garuda gagal lolos dari penyisihan grup Piala AFF 2018.

Persepakbolaan Indonesia termasuk sedang diguncang skandal pengaturan skor yang melibatkan sejumlah pengurus PSSI. Satgas Antimafia Sepakbola bentukan Polri udah 11 tersangka di persoalan pengaturan skor.

Satu tersangka ditetapkan di dalam persoalan dugaan pengaturan skor pada laga PSMP Mojokerto melawan Aceh United di 8 besar Liga 2, yakni Vigit Waluyo. Sementara 10 tersangka ditetapkan di dalam persoalan dugaan pengaturan skor laga Persibara vs PS Pasuruan di Liga 3.

Sepuluh tersangka itu adalah anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto (Mbah Putih), anggota Komite Eksekutif PSSI Johar Ling En, mantan Komisi Wasit Priyanto (Mbah Pri), wasit futsal Anik Yuni Artikasari (Tika), wasit Nurul Safarid dan staf Direktur Wasit PSSI yakni ML.

Tersangka lainnya: CH yang berperan sebagai wasit cadangan pada pertandingan Persibara vs Persik Kediri, DS pengawas pertandingan Persibara vs PS Pasuruan, P asisten wasit 1 dan MR asisten wasit 2.

Berikan rating disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here